PROBLEM IS, NOBODY CAN CONTROL THEY DREAM
Semenjak ada blog ini jadi suka
banget nulis, bukan tentang curhatan namun lebih ke pemikiran yang sering
berkelibat di sekitar kepala ini.
Kali ini mau bahas tentang
Masalah (Problem). Ngapain masalah
dibahas?. Bukan, bukan masalahnya yang dibahas, namun definisi dari masalah
itu, sampai disini bisa dilanjut kan? oke kita lanjut.
Banyak orang atau hampir semua orang tak ingin ada masalah atau dinamika buruk dalam hidupnya, tapi memang kenyataannya masalah adalah salah satu, atau ibaratnya kepingan puzzle kehidupan ini. Jadi, kehidupan ini tak akan lengkap jika tak ada masalah yang menghampiri.
Banyak orang atau hampir semua orang tak ingin ada masalah atau dinamika buruk dalam hidupnya, tapi memang kenyataannya masalah adalah salah satu, atau ibaratnya kepingan puzzle kehidupan ini. Jadi, kehidupan ini tak akan lengkap jika tak ada masalah yang menghampiri.
Bahkan sekira kita berusaha
meminimalkan ataupun menghindarinya masalah pasti tetap ada, entah itu banyak
atau sedikit, bahkan satu contoh dalam hidup ini, kita sering dimarahin di
tempat kerja, dikantor, disekolah, dikejar-kejar pekerjaan, dicaci maki,
ataupun permasalahan dalam pertemanan, itu semua akan selalu ada dalam hidup,
dan mungkin jika salah satu selesai pasti akan ada masalah lain.
Ada satu kata-kata dari temen
inisialnya W bilang gini “kamu itu harusnya bersyukur O, masih ada yang marahin kamu, nelfonin kamu, masalah kamu itu sebenernya anugerah, yang
mungkin Allah percayain ke kamu, kamu dipercaya kamu pasti mampu selesaikan
masalah itu, mungkin kamunya kurang bersyukur, coba bayangin, kalau kamu dalam
kondisi kaya gini, ga ada yang nyari-nyari, ga ada yang marahin, kamu pasti
akan merasa sedih” ada benernya mungkin aku kurang bersyukur.
dan emang bener kalo hidup ga
akan indah kalau ga ada masalah, entah
masalah sendiri atau masalah orang lain, mungkin kita akan kena impactnya dan
Tuhan akan melihat bagaimana hambanya berusaha menamatkan permasalahan itu, dan
ternyata masalah orang lain pun butuh campur tangan kita terlibat didalamnya.
Ibaratnya : Seorang petani yang
mempercayakan ladangnya ke parah buruh tani nya yang butuh menghidupi
keluarganya, dan ia tak akan mendapatkan hasil untuk menghidupi keluarganya
jika ia tak berusaha berangkat ke ladang dengan segala problematika disana, panas
terik matahari, serangga bahkan ular, bagaimana ia harus merawat tanamannya
dengan baik, menjaga tanahnya tidak melongsori ladang petani lain dibawahnya
sekaligus tidak terkena longsoran ladang petani lain yang ada diatasnya. Itu
semua adalah anugerah yang dibuat sama Tuhan dalam bentuk yang sedikit pedih
yang dipercayakan kepadanya yang akkhirnya menjadi sumber kebahagiaan, rezeki
bagi keluarganya dan orang sekitarnya.
Jadi, sekarang masih mau lari
dari masalah? Masih mikir dua kali buat dapet kepercayaan dari Tuhan yang akan
jadi sumber keberkahan hidupmu bahkan orang sekitarmu? Sekarang, tentukan
pilihanmu!!
Adios, O’o!!

Komentar
Posting Komentar