Critical Review Jurnal Penerapan IFRS Dalam Praktik Manajemen Laba Pada Bank Pemerintahan Indonesia (Kelompok 2)
RINGKASAN REVIEW JURNAL KELOMPOK
2
Judul :
PENERAPAN
IFRS DALAM PRAKTIK MANAJEMEN LABA PADA BANK PEMERINTAHAN INDONESIA
Jurnal
:
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Airlangga
Volume & Halaman : Vol. 2. No. 2 (2017) Hal. 239-251
Tahun :
2017
Penulis :1. Nurshadrina Kartika Sari
2. Edi Turjono
3. Nanda Widaninggar
ISSN : ISSN 2548-1401
(Print) ISSN 2548-4346 (Online)
Reviewer :1. Andika Wiji Utomo (171011200375)
2. Muhammad Dzikri rriansyah (171011201261)
3. Rihlah Wizhiyanti (171011200011)
Tanggal : 05 Juni 2020
Tujuan Penelitian
: Tujuan
dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti secara empiris mengenai
perbedaan praktik manajemen laba pada periode sebelum dan sesudah penerapan
IFRS pada Bank Pemerintahan di Indonesia pada periode tahun 2008 hingga 2015.
Subjek Penelitian
: Subjek penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan yang telah
dipublikasikan oleh bank selama periode tahun 2008 hingga tahun 2015. Dengan
sempel 4 (empat) Bank Pemerintah
Indonesia (BUMN).
Metode Penelitian
: Penelitian ini merupakan penelitian
kuantitatif. Taknik sampling yang dipakai dalam penelitian ini adalah purpose
sampling, dimana populasi yang akan dijadikan sampel dalam penelitian adalah
yang memenuhi kriteria peneliti. Adapun kriteria yang diajukan peneliti adalah
bank yang menjadi sampel telah menerapkan standar keuangan berbasis IFRS.
Metode pengumpulan data penelitian diperoleh di situs website masing masing bank selama
periode tahun 2008 hingga tahun 2015.
Hasil penelitian
: 1. Pada uji Normalitas. disimpulkan
bahwa data tidak terdistribusi secara normal. Untuk mengatasi hal tersebut
dalam pengujian hipotesis selanjutnya akan dilakukan dengan menggunakan Uji
Non-Parametrik yaitu dengan menggunakan Uji Wilcoxon.
2.
Pada Uji Wilcoxon. Terlihat Negative Ranks adalah 5 berarti ada 5 bank yang
mengurangi praktik manajemen laba dan Positive Ranks adalah 11 berarti 11 bank
yang meningkatkan praktik manajemen laba pada periode 2008 hingga 2015.
3.
Pada Uji Hipotesis. Menunjukkan niali Sig
adalah sebesar 0,049 < α 0,05 hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak yaitu
terdapat perbedaan manajemen laba pada saat sebelum dan sesudah penerapan IFRS.
Kesimpulan : Hasil penelitian ini
menyatakan bahwa terdapat perbedaan manajemen laba pada saat sebelum dan
sesudah penerapan IFRS.
Saran : Perlu dilakukan
penelitian lebih lanjut untuk menguatkan hasil penelitian ini dan disarankan
untuk peneliti selanjutnya agar memfokuskan pada alat yang digunakan untuk
melakukan manajemen laba. Khususnya penggunaan Cadangan Kerugian Penurunan
Nilai (CKPN) bagi sektor perbankkan.
Komentar
Posting Komentar